TRITIS.CO | PATI – Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan ikan milik PT Dua Putra Utama Makmur yang berada di Jalan Pati–Juwana, Kabupaten Pati, Senin (6/6) pagi. Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan kobaran api yang melahap area pabrik.
Berdasarkan pantauan di lokasi, belasan armada pemadam kebakaran terus hilir mudik memasuki kawasan pabrik untuk melakukan pemadaman. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara dan dapat disaksikan dari jarak yang cukup jauh.
Peristiwa tersebut juga menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat tampak memadati area depan pabrik untuk menyaksikan proses pemadaman yang masih berlangsung.
Salah seorang sopir pengangkut ikan, Mustaqim, mengaku menjadi orang pertama yang melihat munculnya api di dalam area pabrik. Warga asal Batang itu mengatakan percikan api terlihat saat dirinya hendak melakukan bongkar muatan.
“Saat mau bongkar muatan, saya melihat percikan api. Katanya berasal dari korsleting listrik. Saya yang pertama melihat,” ujarnya.
Mengetahui adanya percikan api tersebut, Mustaqim segera melaporkannya kepada petugas keamanan pabrik. Menurutnya, kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, mengatakan pihaknya saat ini masih fokus melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi kejadian.
Menurut Tri, belasan armada pemadam kebakaran dari Pos Pati, Pos Juwana, dan Pos Kayen diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area lainnya.
“Mobil damkar dari Pos Pati, Pos Juwana, dan Pos Kayen saat ini masih melakukan penanganan di lokasi,” katanya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran maupun kronologi lengkap kejadian masih dalam proses pendataan. Petugas masih berkonsentrasi memadamkan api sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Belum ada informasi terkait kronologi maupun penyebab kebakaran. Personel masih melakukan penanganan di lokasi,” tambah Tri.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun besaran kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Aparat masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait insiden itu.
DJJ
