CCTV Rekam Detik-Detik Adu Banteng di Bangsri Jepara, Dua Orang Tewas Terlindas Tronton

TRITIS.CO, JEPARA – Jalur Jepara–Keling kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk tronton tangki terjadi di depan Kayana Mart, Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, Jumat (9/10/2026) malam. Dua orang dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dan salah satunya terlindas truk.

Detik-detik kecelakaan mengerikan itu terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Rekaman memperlihatkan sebuah truk tronton melaju dari arah Jepara menuju Keling. Saat truk berjalan, sebuah sepeda motor berusaha mendahului dari belakang. Pada saat bersamaan, sepeda motor lain datang dari arah berlawanan.

Benturan tak terhindarkan. Kedua motor terlibat adu banteng, sementara posisi para pengendara berada di dekat truk tronton yang melintas. Salah seorang korban terpental dan terlindas kendaraan berat tersebut.

Suara benturan keras mengejutkan warga sekitar. Sejumlah warga bersama pengguna jalan lain segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke tepi jalan. Salah seorang korban terlihat tergeletak dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Riyanto, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.22 WIB. Kendaraan yang terlibat yakni Honda Supra tanpa pelat nomor polisi, Honda Vario bernomor polisi K 3451 BOC, serta truk tronton tangki bernomor polisi B 9044 JFU.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika Honda Vario melaju dari arah Jepara menuju Keling dengan kecepatan sedang. Pengendaranya kemudian berusaha mendahului truk tronton.

Namun, pada saat bersamaan, Honda Supra melaju dari arah berlawanan. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

“Selanjutnya terpental dan terlindas truk tronton tangki yang melaju sejajar di sampingnya,” ungkap Riyanto, Sabtu (10/10/2026).

Honda Supra dikendarai MF (17), remaja asal Kecamatan Kembang, yang membonceng FL (16). Sementara Honda Vario dikendarai MRF (21), warga Kecamatan Keling, dengan MDN (18) sebagai pembonceng.

Adapun truk tronton tangki dikemudikan Amir Surahmad (42), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Insiden tersebut awalnya dilaporkan menyebabkan satu pengendara Honda Vario meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu orang lainnya mengalami luka berat. Namun, perkembangan berikutnya menyebut pembonceng Honda Vario juga meninggal dunia.

“Info perkembangan yang satu (pembonceng Honda Vario) juga meninggal dunia,” kata Riyanto.

Sementara itu, pengendara dan pembonceng Honda Supra mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Di tengah kepanikan pascakecelakaan, sempat beredar kabar bahwa pengemudi truk tronton melarikan diri. Riyanto membantah kabar tersebut. Menurutnya, pengemudi truk menuju kantor polisi setelah kejadian untuk mengamankan diri.

Pengemudi tronton itu selanjutnya dibawa ke kantor Satlantas Polres Jepara yang berada di Polsek Pecangaan untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan bagi pengguna jalan, terutama saat hendak mendahului kendaraan besar di jalur dua arah. Manuver menyalip tanpa memastikan kondisi jalur di depan dapat berujung fatal, terlebih ketika berhadapan dengan kendaraan dari arah berlawanan dan kendaraan berat yang berada di sisi jalan. (Jam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *