TRITIS.CO, JEPARA — Pelaksanaan program revitalisasi TK Pertiwi Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, berjalan lancar dengan pengawasan langsung dari Ketua Yayasan sekaligus Petinggi Sowan Lor, Muh. Hadiyanto.
Muh. Hadiyanto yang akrab dipanggil Muda mengaku hampir setiap hari turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pembangunan, mengarahkan pekerja hingga mengecek kualitas material yang digunakan.
“Setiap hari saya datang ke sini untuk memantau, mengecek dan mengarahkan para pekerja, termasuk memastikan kualitas material yang digunakan,” ujar Muda saat ditemui awak media di lokasi pembangunan, Rabu (30/9/2026).
Menurut Muda, material yang digunakan telah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan dalam program revitalisasi. Bahkan, ia menyebut terdapat material tertentu yang digunakan dengan kualitas di atas standar.
“Anda bisa lihat dan cek sendiri. Pasirnya menggunakan pasir Muntilan. Bahkan besinya melebihi standar, yaitu 12 mm,” katanya, sembari mempersilakan awak media mendokumentasikan material yang berada di lokasi pembangunan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya tambahan biaya akibat penggunaan material dan kualitas adukan yang dinilai lebih baik dari standar umum, Muda mengatakan pihak yayasan siap menanggung apabila terjadi kekurangan anggaran.
“Jika biayanya membengkak dari budget yang ditetapkan, saya dan yayasan siap menambalnya. Karena kami ingin gedung ini memiliki kualitas yang sangat bagus dan bisa bertahan minimal 30 tahun. Ini demi keamanan dan kenyamanan para siswa serta guru,” tegasnya.
Muda juga optimistis pembangunan dapat selesai sesuai target waktu. Ia menyebut pemilihan tenaga kerja yang berpengalaman serta pengawasan setiap hari menjadi salah satu faktor pendukung.
“Saya sangat yakin bisa selesai tepat waktu, meskipun spesifikasi dan bentuk bangunan melebihi standar. Kami memilih tukang yang handal dan saya mendampingi setiap hari. Saya juga pernah menjadi kepala proyek di berbagai kota,” imbuhnya.
Pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program revitalisasi juga disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jepara, Nur Hidayat.
Menurutnya, program dengan anggaran besar membutuhkan pengawasan dan pendampingan yang serius agar pelaksanaannya efektif serta sesuai tujuan.
“Program yang bagus dan besar ini perlu adanya pengawasan dan pendampingan yang intens dan serius agar dana besar yang digelontorkan efektif dan tepat guna serta tidak ada kebocoran di sana-sini,” ujar Nur Hidayat saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (30/9/2026).
Ketika ditanya mengenai sejauh mana Komisi C melakukan monitoring dan pendampingan secara aktif terhadap program revitalisasi tersebut, Nur Hidayat menjelaskan bahwa pihak DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Sebenarnya kami anggota dewan ingin melakukan monitoring dengan baik. Akan tetapi, karena program ini berasal dari kementerian dan pelaksanaannya langsung ke bawah, kami melakukan pengawasan sesuai batas dan kewenangan kami,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut telah memiliki mekanisme serta personel pengawasan tersendiri. Karena itu, menurutnya, setiap pihak perlu menjalankan fungsi masing-masing sesuai kewenangannya.
“Program ini sudah memiliki sistem dan personel pengawasan tersendiri sehingga kami tidak bisa masuk terlalu dalam dan detail. Kita harus saling memahami dan menghargai fungsi serta tugas masing-masing,” ucapnya.
Ia juga menyambut keterlibatan masyarakat dan media dalam melakukan kontrol terhadap pelaksanaan pembangunan.
“Saya sangat gembira jika ada masyarakat atau media yang ikut mengawasi proyek sebesar ini. Karena ini juga membantu pemerintah dalam pengawasan di lapangan,” pungkas Nur Hidayat. (Lutfillah)
