TRITIS.CO, UNGARAN — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan telur dalam paket makanan siswa masih dalam kondisi mentah.
Menu tersebut diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuncen, Ungaran, Kabupaten Semarang. Dalam video yang beredar di media sosial, telur yang menjadi lauk terlihat telah dikupas, namun bagian dalamnya masih tampak cair dan belum matang sempurna.
Selain telur, kondisi potongan kentang dalam paket makanan tersebut juga menjadi perhatian. Sejumlah potongan terlihat memiliki warna lebih gelap dan terdapat bintik-bintik hitam.
Video tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari masyarakat. Kondisi makanan dalam program MBG kembali memunculkan pertanyaan mengenai proses pengolahan serta pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
Menanggapi temuan tersebut, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Semarang, Muhammad Romi Dian Sukma, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Pihak SPPG menyatakan kejadian itu telah dilaporkan kepada pimpinan dan akan menjadi bahan evaluasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Pihak SPPG juga membuka ruang bagi masyarakat maupun penerima manfaat untuk menyampaikan kritik dan masukan sebagai bahan perbaikan pelayanan.
Kejadian tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait kematangan makanan, keamanan pangan, serta pengawasan sebelum makanan sampai kepada siswa.(Djj)
Sumber: Kompas.com
